Cari:
Mesin Cari:
 
   
     

 
 
Review Produk
Preview: AMD Sempron
Dalam beberapa bulan terakhir ini, berbagai forum dan mailing list serta pengguna dan pencinta hardware komputer ramai membicarakan prosesor keluarga baru keluaran AMD bernama AMD Sempron. Dipersenjatai dengan core legendaris dan FSB 333, inilah macan baru dari keluarga prosesor AMD yang saat itu diramalkan akan meralela di belantara prosesor kelas value dengan dua kelebihan utama: harga murah dan kinerja tinggi.



Dari sekian banyak nama yang diberikan ke jajaran prosesor AMD, nampaknya Sempron inilah yang paling akrab di telinga kita orang Indonesia, mungkin karena kata Sempron mirip dengan Semprong, sejenis lampu minyak tanah yang menggunakan kaca.

AMD Sempron adalah prosesor baru tapi lama, nama baru dengan isi lama. Oleh AMD dibuat dan diposisikan untuk menggantikan keluarga Duron yang merupakan prosesor kelas value dari AMD. Itu sebabnya ketika dilempar ke pasaran, para pengamat IT langsung menghadapkannya dengan prosesor Celeron D dari Intel yang juga merupakan prosesor kelas value. Karena itu Sempron vs Celeron merupakan bagian dari persaingan lama AMD vs Intel.

Di segmen value, AMD memang cukup lama bertahan dengan Duron yang telah beberapa kali berganti core. Ketika Athlon 64 bit diluncurkan di kelas mainstream atau performance untuk menggantikan Athlon XP dan seluruh keluarga prosesor socket A yang banyak dikabarkan akan dihentikan produksinya, orang masih bertanya-tanya apakah kelas value-nya masih akan terus diisi oleh keluarga Duron, yang sudah cukup lama beredar dengan teknologi yang tentu saja juga sudah berumur dan telah kewalahan bersaing dengan prosesor sekelas keluaran terbaru lainnya, ataukah Athlon XP akan turun pangkat menjadi prosesor kelas value - suatu hal yang tampaknya tidak mungkin dilakukan oleh AMD mengingat bagaimana kuatnya predikat Athlon XP sebagai prosesor terbaik di kelas mainstream/performace, juga nama Athlon sendiri adalah nama prosesor maintream yang tidak mungkin diturunkan menjadi kelas value. Keluarnya Sempron menjawab pertanyaan itu.

Keluar langsung dengan dua model socket berbeda yaitu socket A (462) dan socket 754, Sempron menggantikan posisi Duron, sama seperti Athlon 64 yang menggantikan keluarga Athlon XP. Model untuk socket A jelas dibuat sebagai pengganti Duron yang juga selama ini menggunakan socket A tersebut, sekaligus menggantikan posisi keluarga Athlon XP sebagai penerus generasi prosesor socket A yang nampaknya tetap dipertahankan oleh AMD sebelum Athlon 64 benar-benar telah diserap pasar. Sementara AMD Sempron model socket 754 (sama dengan salah satu socket yang dipakai Athlon 64) nampaknya dipersiapkan menjadi prosesor value di kelas 64 bit mendampingi Athlon 64 ketika prosesor socket A dihentikan produksinya. Memang Sempron socket 754 tidak memiliki instruksi 64 bit seperti Athlon 64 (dengan kata lain Sempron socket 754 masih dengan instruksi 32 bit seperti pada Duron dan Athlon XP), tetapi itu bukan hal sulit bagi AMD untuk menerapkannya. Faktor terpenting di sini adalah model dan fisik prosesor sudah tidak perlu banyak diubah lagi di masa datang.

AMD Sempron Socket A
Prosesor AMD Sempron Socket A dirilis dengan beberapa PR (perfomance rating) yang berbeda, mulai dari 2200+ sampai 3000+. Masing-masing PR tersebut memiliki kecepatan real clock seperti pada tabel di bawah ini.

Processor AMD Sempron Family Frequency
Sempron 2200+ 1.50 GHz
Sempron 2300+ 1.58 GHz
Sempron 2400+ 1.67 GHz
Sempron 2500+ 1.75 GHz
Sempron 2600+ 1.83 GHz
Sempron 2800+ 2.0 GHz
Sempron 3000+ 2.0 GHz


AMD Sempron Socket A ini menggunakan core Thoroughbred-B. Sebuah core dari jajaran Athlon XP yang sudah lama dikenal oleh para pengguna prosesor AMD dan para overclocker sebagai prosesor yang sangat baik dan mudah di-overclock. Namun bedanya jika dahulu core Thoroughbred-B ketika masih dipakai dijajaran Athlon XP memiliki FSB default 133/266 maka saat ini pada keluarga Sempron FSB default Thoroughbred-B dinaikkan menjadi 166/333. Berdasarkan kenaikan FSB ini banyak orang mengatakan bahwa Sempron adalah Thoroughbred-B yang di-tweak atau Athlon XP yang berganti nama.

Gambar tengah adalah core Thoroughbred-B yang diapit oleh dua keluarga prosesor yang menggunakannya, Sempron di sebelah kiri dan Athlon XP di sebelah kanan



Karena menggunakan core Thoroughbred-B, maka arsitektur Sempron sebagian besar tentu sama dengan Athlon XP core Thoroughbred-B. Spesifikasi teknis AMD Sempron socket A adalah sebagai berikut:

- menggunakan teknologi pabrikasi 130 nanometer.
- 333 front side bus speed
- 128 KB L1 Cache dan 256 KB L2 cache
- voltage default 1.6 Volts
- ukuran die 84 mm persegi
- memiliki sekitar 37.5 juta transistor
- mendukung PC-1600, PC-2100, PC-2700 dan PC-3200 unbuffered memory

Digunakannya core Thoroughbred-B pada AMD Sempron jelas lebih memudahkan bagi AMD karena tidak perlu lagi membuat core baru dan sekaligus tidak menambah biaya produksi. Namun muncul pertanyaan mengapa yang dipakai core Thoroughbred-B dan bukan Barton yang merupakan core terbaik di jajaran Athlon XP. Jawabannya mungkin berkaitan dengan biaya produksi. Thoroughbred-B memiliki ukuran die yang lebih kecil 20% dari Barton, 84 mm2 berbanding 101 mm2. Ukuran die yang lebih kecil ini tentu memberi dampak ke biaya produksi yang lebih murah.

AMD Sempron socket A bekerja dengan dukungan chipset dari beberapa vendor pembuat chipset, dan umumnya chipset yang mendukung ini sudah cukup lama beredar dan banyak dipakai saat ini. Itu berarti jika ingin mengganti prosesor dari Athlon XP misalnya ke AMD Sempron maka bisa berhemat karena tidak perlu lagi mengganti motherboard (tapi disarankan untuk mengupdate BIOS motherboard ke versi terbaru yang akan mengenali prosesor AMD Sempron) dan memory yang masih kompatibel dengan AMD Sempron ini. Chipset-chipset yang mendukung AMD Sempron socket A terlihat pada tabel di bawah ini:

Socket ALi nVidia SiS VIA
Socket 462 - nForce2 Ultra 400/GB SiS748 (single channel KT880 & KT600 (single channel)
Socket 462 Integrated VGA - nForce2 IGP SiS741 (single channel -


AMD Sempron Socket 754
Socket 754 sebenarnya dari awal sudah direncanakan untuk disandingkan dengan AMD Sempron ini, hal yang tidak banyak diketahui orang karena ketika dilempar ke pasar langsung dipasangkan dengan Athlon 64. Untuk saat ini AMD Sempron socket 754 baru tersedia satu model yaitu Sempron 3100+ dengan frequency real clock 1,8 GHz.



AMD Sempron socket 754 menggunakan core Paris, sebuah core yang mirip dengan salah satu satu core Athlon 64 yaitu Newcastle. Bedanya core Paris masih menggunakan instruksi 32 bit sementara Newcastle menggunakan instruksi 64 bit. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa core Paris adalah Newcastle tanpa instruksi 64bit.

Dengan dirilisnya AMD Sempron socket 754 ini maka ada solusi murah bagi pengguna yang sudah ingin menggunakan motherboard dengan chipset baru yang mendukung Athlon 64, tapi masih menghadapi kendala mahalnya harga prosesor 64 bit tersebut. Ketika Athlon 64 bit nanti harganya sudah terjangkau, maka pengguna dapat meng-upgrade prosesor mereka tanpa mengganti motherboard.

Gambar kiri adalah Sempron socket 754 dan kanan adalah Athlon 64 socket 754. Serupa tapi tak sama.



Berikut spesifikasi teknis AMD Sempron socket 754:

- menggunakan teknologi proses pabrikasi SOI 130 nanometer.
- 64-bit Integrated memory controller sampai dengan 3.2 GB/s.
- Single link HyperTransport Link hingga 6.4 GB/s I/O untuk bandwith data efektif 9.6 GB/s
- 1600 MHz System Bus
- 128 K L1 Cache dan 256 K L2 cache
- ukuran die 144 mm persegi
- memiliki sekitar 68.5 juta transistor
- mendukung PC1600, PC2100, PC2700, and PC3200 unbuffered memory
- saat ini baru tersedia PR 3100+ (1.8 GHz)

Dukungan chipset (yang berarti juga dukungan motherboard) untuk AMD Sempron socket 754 ini sebenarnya juga telah cukup banyak walau belum terlalu familiar di Indonesia. Chipset yang mendukung prosesor baru ini dapat di lihat pada tabel di bawah ini.

Socket ALi nVidia SiS VIA
Socket 754 M1689 nForce3 family SiS755/FX (single channel K8T800
Socket 754 Integrated VGA - - SiS760 (HT 1600) K8M800

Kesimpulan
Dengan memahami seperti apa Sempron itu maka bisa dimengerti untuk siapa Sempron ditujukan. Yang jelas tidak ditujukan untuk dapat memainkan game kelas berat atau PC workstation yang menginginkan performance terbaik seperti segmen pasar prosesor Athlon 64 socket 939 dan 940. AMD Sempron adalah prosesor value yang dapat dibeli dengan harga rendah untuk penggunaan sehari-hari, seperti pekerjaan kantor dan rumah, mengirim email, browsing di internet, memainkan game sesekali, mendengarkan musik, menonton film dan lainnya. Beberapa hasil benchmark yang banyak ditemui di internet memperlihatkan bahwa dengan sistem yang termasuk "low-end", prosesor ini memberikan hasil sama atau malah lebih baik dari sistem "low-end" yang dilengkapi dengan prosesor Intel Pentium 4.

Produk teknologi baru tidak selamanya mesti dibeli dengan harga tinggi, ini mungkin cocok untuk menggambarkan AMD Sempron. AMD membuat Sempron untuk mempertemukan kebutuhan akan performance dengan harga beli yang rendah.

Dukungan dari motherboard dan chipset khusus socket A masih relatif panjang sebab dikeluarkannya AMD Sempron menghasilkan efek positif tersendiri yang memberi lebih banyak waktu yang dibutuhkan bagi AMD untuk memproduksi core Athlon 64 guna memenuhi kebutuhan pasar mulai tahun 2004 seperti yang telah mereka rencanakan. Sementara AMD Sempron socket 754 dengan core Paris yang merupakan kombinasi teknologi AthlonXP dan Athlon 64 terus berkiprah saat ini, juga sudah dikeluarkan Sempron dengan core Palermo yang menggunakan proses pabrikasi 90 nm. Hal ini semakin memperjelas bagaimana masa depan prosesor keluarga AMD Sempron.

|AMD Sempron Socket A| AMD Sempron Socket 754 |Kesimpulan| Top |

Selanjutnya -->
       
           
     

Copyright (c) 2008 Lafacom, Inc

Designed by: Lafa